<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penghargaan internasional Archives - hobidangaya.com</title>
	<atom:link href="https://hobidangaya.com/tag/penghargaan-internasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://hobidangaya.com/tag/penghargaan-internasional/</link>
	<description>Ruang Inspirasi Bagi yang Menikmati Detail dan Keindahan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Feb 2026 12:04:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://hobidangaya.com/wp-content/uploads/2026/02/cropped-favicon-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>penghargaan internasional Archives - hobidangaya.com</title>
	<link>https://hobidangaya.com/tag/penghargaan-internasional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Foto Makro Sensasional Raih Penghargaan Internasional</title>
		<link>https://hobidangaya.com/foto-makro-sensasional-penghargaan-internasional/</link>
					<comments>https://hobidangaya.com/foto-makro-sensasional-penghargaan-internasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 12:04:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fotografi & Videografi]]></category>
		<category><![CDATA[foto makro]]></category>
		<category><![CDATA[foto sensasional]]></category>
		<category><![CDATA[fotografer dunia]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[karya fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan internasional]]></category>
		<category><![CDATA[seni fotografi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hobidangaya.com/?p=1322</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta (hobidangaya) – Fotografer bawah air Ross Gudgeon kembali memukau dunia fotografi internasional. Karyanya dengan...</p>
<p>The post <a href="https://hobidangaya.com/foto-makro-sensasional-penghargaan-internasional/">Foto Makro Sensasional Raih Penghargaan Internasional</a> appeared first on <a href="https://hobidangaya.com">hobidangaya.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jakarta (<strong><em><a href="https://hobidangaya.com/">hobidangaya</a></em></strong>) – Fotografer bawah air <strong>Ross Gudgeon</strong> kembali memukau dunia fotografi internasional. Karyanya dengan Foto Makro menonjol dalam ajang <strong>Close-Up Photographer of the Year 7 (CUPOTY 7)</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah sebelumnya sukses dengan bidikan <strong>“Fractal Forest”</strong> pada <strong>Australian Geographic Nature Photographer of the Year</strong>, Gudgeon kini meraih gelar utama lagi. Kali ini, ia memenangkan kategori <strong>Close-Up Photographer of the Year 7</strong> melalui sebuah foto yang menampilkan tekstur dan bentuk kompleks dari koral lunak.<br><br><strong>baca juga:</strong> <strong><em><a href="https://hobidangaya.com/gimbal-smartphone-banyak-dipakai-untuk-rekaman-video/">Gimbal Smartphone Kini Banyak Dipakai Untuk Rekaman Video</a></em></strong></p>



<h3 class="wp-block-heading">“Fractal Forest” dan Karya Terbaru</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Karya terbaru Gudgeon menyoroti <strong>keindahan tersembunyi koral lunak</strong>, yang sering luput dari perhatian pengamat. Ia menggunakan teknik close-up Foto Makro untuk menangkap detail ribuan polip kecil, memberikan tekstur seperti menggelembung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini adalah kompetisi tersulit sejauh ini,” kata <strong>Tracy Calder</strong>, salah satu pendiri CUPOTY. “Gambar pemenang ini mewujudkan semua yang dapat dicapai oleh fotografi close-up. Ia menunjukkan perspektif baru dan mengungkap keindahan tersembunyi dalam subjek yang familiar. Para juri terpukau.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gudgeon menjelaskan, “Koral ini dinamai seperti kembang kol, karena terdiri dari ribuan polip kecil bulat yang memberinya tekstur menggelembung. Saya ingin mengeksplorasi perspektif yang tidak mungkin dilakukan dengan lensa konvensional.”</p>



<h3 class="wp-block-heading">Detail Teknis Foto Makro Pemenang</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Foto pemenang Gudgeon memiliki rincian teknis sebagai berikut:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Pencahayaan:</strong> 1/100 detik, f/9, ISO 400</li>



<li><strong>Perangkat:</strong> Sony A7R IV + lensa FE 90mm f/2.8 Macro G OSS</li>



<li><strong>Aksesori:</strong> Nauticam EMWL dengan lensa 160º dan 2 lampu kilat Retra Pro</li>



<li><strong>Pascaproduksi:</strong> DXO Pure Raw, Adobe Lightroom, Topaz Photo AI, Adobe Photoshop</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, “Dengan hati-hati melewati lensa di antara cabang-cabang koral tanpa mengganggunya, saya dapat memotret subjek dari dalam ke luar. Pendekatan ini menawarkan sudut pandang berbeda dari organisme laut yang umum.”</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pentingnya Perspektif dalam Fotografi Close-Up</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Fotografi close-up memungkinkan pengamat melihat <strong>dunia mikro yang biasanya tersembunyi</strong>. Dalam hal ini, Gudgeon berhasil menampilkan <strong>tekstur dan pola alami koral</strong> yang jarang ditangkap lensa biasa. Teknik ini menegaskan bagaimana seni fotografi dapat menceritakan kisah yang besar melalui subjek kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, penggunaan <strong>lensa probe bawah air</strong> menjadi kunci keberhasilan. Alat ini memungkinkan fotografer menjangkau sudut yang tidak mungkin dicapai kamera konvensional, sekaligus menjaga kelestarian subjek laut.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kompetisi Close-Up Photographer of the Year</h3>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>CUPOTY 7</strong> adalah kompetisi internasional yang mengundang fotografer dari semua tingkatan dan penjuru dunia. Peserta dapat menggunakan <strong>kamera apa pun</strong>, mulai dari DSLR, ponsel, hingga mikroskop.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut panitia, tujuan kompetisi adalah <strong>menyoroti keindahan tersembunyi dalam skala kecil</strong>. Subjek terkecil pun dapat menceritakan kisah terbesar, terutama jika ditangkap melalui perspektif kreatif dan teknik profesional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tracy Calder menambahkan, “Kompetisi ini menunjukkan bahwa fotografi close-up tidak hanya soal estetika, tetapi juga tentang <strong>menjelajahi dunia dengan sudut pandang baru</strong>. Fotografer seperti Gudgeon menghadirkan perspektif yang belum pernah dilihat sebelumnya.”</p>



<h3 class="wp-block-heading">Prestasi Internasional Ross Gudgeon</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kesuksesan Gudgeon di CUPOTY 7 menambah daftar panjang penghargaan internasionalnya. Sebelumnya, <strong>Australian Geographic Nature Photographer of the Year</strong> mengakui karya “Fractal Forest”, yang juga menampilkan pola kompleks dan detail luar biasa dari alam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut pakar fotografi laut, keberhasilan Gudgeon menunjukkan kombinasi <strong>teknik tinggi, kesabaran, dan pemahaman mendalam tentang ekosistem laut</strong>. Hal ini menjadikan karyanya tidak hanya indah secara visual, tetapi juga edukatif bagi masyarakat yang ingin mengenal dunia bawah air.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dampak dan Inspirasi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Prestasi Gudgeon memotivasi fotografer muda untuk mengeksplorasi <strong>teknik close-up dan makro</strong>. Dengan peralatan yang tepat, pemotretan bawah air bisa menampilkan keindahan alam yang jarang disadari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, karya ini meningkatkan kesadaran akan <strong>konservasi laut</strong>, karena menekankan detail organisme yang memerlukan perlindungan. Setiap polip koral yang difoto menjadi representasi penting dari ekosistem yang rapuh.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pandangan ke Depan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Ross Gudgeon kini menjadi inspirasi global dalam dunia fotografi close-up bawah air. Karyanya menegaskan bahwa <strong>subjek paling kecil dapat menceritakan cerita terbesar</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depannya, kompetisi seperti CUPOTY diharapkan terus mendorong <strong>eksplorasi visual, inovasi teknis, dan penghargaan terhadap alam</strong>. Selain menonjolkan bakat fotografer, ajang ini juga menghubungkan seni dengan edukasi lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan karyanya, Gudgeon membuktikan bahwa <strong>fotografi close-up bawah air bukan sekadar seni</strong>, melainkan medium edukasi, konservasi, dan inspirasi kreatif yang diakui dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>baca juga:</strong> <a href="https://www.wartakini.co/2026/02/festival-fotografi-internasional-di-isi-jogja-cetak-kader-muda/">Festival Fotografi Internasional di ISI Jogja Cetak Kader Muda</a></p>
<p>The post <a href="https://hobidangaya.com/foto-makro-sensasional-penghargaan-internasional/">Foto Makro Sensasional Raih Penghargaan Internasional</a> appeared first on <a href="https://hobidangaya.com">hobidangaya.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://hobidangaya.com/foto-makro-sensasional-penghargaan-internasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
